Senin, 30 Juni 2014

Arti di Balik Nama Kampung di Yogyakarta

Jika tempo hari kita telah mengenal nama – nama unik jalanan di Yogyakarta, kini saatnya menelaah makna dari berbagai nama daerah di kota pelajar ini. Sebelum membahas kampung – kampungnya, mari kita tengok dulu asal – usul nama Jogja !

5867197_20131210044820Menurut sejarahnya, nama Yogyakarta yang Anda kenal sekarang ini merupakan pemberian dari Pakubuwono II, raja Mataram, yang juga kakak dari Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I).

Lewat perjanjian Gianti pada tanggal 15 Februari 1755, kerajaan Mataram dibagi dua, dan salah satunya menjadi milik Sultan HB I.
Setelah diangkat menjadi raja, Hamengku Buwono I mencari lokasi untuk didirikan istana. Pilihan jatuh di Garjitawati, kawasan hutan atau alas Beringan (kini Beringharjo), sehingga istananya disebut Pasanggrahan Garjitawati. Seiring waktu, nama istana tersebut diganti Ayogya atau Ngayogya oleh Pakubuwono II. Nama tersebut disinyalir terinspirasi dari kisah Ramayana. Perlu Anda ketahui bahwasannya dalam epos Ramayana, Ayodhya adalah kerajaan dari Sri Rama atau Dewa Wisnu. Secara umum, Ngayogya bermakna kota yang makmur.

Nah di kawasan kota Jogja terdapat perkampungan, beberapa yang memiliki nama unik terletak di kawasan kraton. Biasanya digolongkan menjadi kampung jeron beteng (di dalam lingkup benteng kraton) dan jaba beteng (di luar benteng).

Salah satu kampung jeron beteng yang bernama unik adalah Patehan. Permukiman warga ini diberi nama Patehan karena dihuni oleh para abdi dalem pembuat teh. Kemudian ada juga Siliran, kampung ini menjadi tempat tinggal abdi dalem Silir yang bertugas menyalakan lampu penerangan di area kraton.

Sedangkan bagi abdi dalem yang memiliki kewajiban menabuh gamelan, ditempatkan di kampung Namburan dan Nagan. Mengapa tidak ditempatkan di kampung Gamelan yang juga notabene juga berada di kawasan kraton ? Sebab ternyata kampung Gamelan tersebut dihuni abdi dalem pembuat tapal kuda.

Masih ada satu lagi, kampung Mantrigawen. Sesuai dengan namanya yang berasal dari kata mantri gawe, kampung ini menjadi permukiman para kepala pegawai kraton.
Lanjut ke kawasan jaba beteng. Secara umum, nama perkampungan di sini dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni pertama, sesuai dengan jabatan penghuni dan kedua disamakan dengan nama kompi prajurit.

3081218841_d86b013bc3_zMisalnya, kampung Pajeksan yang didiami para jaksa, dan juga Gowongan, kampung tukang bangunan. Sedangkan yang sesuai nama keprajuritan kraton, ada kampung Prawirotaman, Wirobrajan, Patangpuluhan serta Jogokaryan. Pasukan – pasukan ini masih bisa Anda jumpai pada berbagai upacara kraton, seperti grebeg mulud dan juga pernikahan putri Sultan.

Tak ketinggalan pula kampung – kampung bernilai historis lainnya di Yogyakarta, baik yang ada di dalam maupun di luar benteng. Diantaranya adalah Juminahan, Wijilan, Pringgokusuman, Sosrowijayan, Wongsodirjan, Suryonegaran dan Mondorakan. Secara berturut – turut, kampung tersebut merupakan tempat tinggal Pangeran Juminah, Pangeran Wijil, Tumenggung Pringgokusuma, Tumenggung Sosrowijaya, Tumenggung Wongsodirjo, Tumenggung Suryonegara, serta Tumenggung Mondoroko. Kemudian juga ada kampung Kauman yang konon menjadi hunian para ulama (kaum adalah bahasa Jawa untuk menyebut ulama), maka tak heran di sini dapat Anda temukan Masjid Kauman yang tersohor.

Jangan lupakan kampung – kampung yang dihuni beberapa etnis tertentu seperti Pecinan (Tionghoa), Sayidan (Arab), dan Menduran (Madura). Sedangkan ekspatriat Eropa memilih untuk menempati daerah Sagan, Kotabaru dan Jalan Solo. Anda pun bisa menjumpai rumah – rumah khas benua biru di tiga kawasan tersebut. (yogyakarta.panduanwisata).

Apakah Anda tertarik blusukan ke daerah – daerah di atas ?

Peta Yogyakarta

Minggu, 29 Juni 2014

Pulau Kecil: Pulau Indah Di Karimunjawa

pulau kecil terdapat di kepulauan karimunjawa
pulau kecil
Mendengar tempat wisata karimunjawa pasti terbayangkan pulau yang berpasir putih, biru laut dan desiran ombak yang tenang. Karimun jawa terdapat di Propinsi Jawa Tengah, atau tepatnya di kabupaten Jepara. Kepulauan Karimunjawa memiliki 27 pulau yang tersebar di perairan laut jawa atau di sebelah barat laut kota jepara.

Obyek Wisata Pulau Kecil Karimunjawa

Bentangan pasir putih dan lautan biru dengan ombak yang landai menjadikan Pulau Cilek atau Pulau Kecil sangat layak untuk dikunjungi. Pasir putih ditambah dengan beningya air laut pasti akan membuat anda betah berlama-lama di pulau ini. Selain itu perairan di sekitar pulau kecil terdapat banyak sekali terumbu karang yang sangat indah. Pulau kecil menjadi salah satu tempat favorit bagi yang hobi snorkeling ataupun diving karena pulau kecil mempunyai titik titik terumbu karang dan biota laut berupa ikan-ikan cantik yang cukup beragam. Untuk para wisatawan yang ikut paket wisata karimun jawa kita tour tidak perlu khawatir jika ke pulau ini, karena biro wisata karimun jawa kita telah menyiapkan spot pulau kecil sebagai agenda wisata. Jadi spot pulau kecil sudah dimasukkan dalam agenda / jadwal acara tour saat liburan di karimun jawa.

pulau kecil termasuk dalam taman nasional karimunjawa
dermaga pulau kecil
Pulau Kecil atau penduduk setempat biasa menyebutnya pulau cilek terdapat di sisi timur kepulauan karimun jawa. Pulau ini bersebelahan dengan pulau tengah. Untuk menuju ke pulau ini dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dari pulau terbesar. Pulau ini sebenarnya tidak berpenghuni, namun karena sekarang karimun jawa sedang booming maka sekarang terdapat 1 rumah yang dihuni penjaga pulau. Penjaga pulau ini bertugas membersihkan pulau dari sampah-sampah yang ditinggalkan oleh para wisatawan. Sekarang penjaga pulau juga menjual makanan kecil dan minuman untuk para wisatawan yang mampir ke pulau kecil karimunjawa.

Bagi anda yang ingin merasakan sensasi pulau pribadi serta menikmati pemandangan pesisir pantai yang masih alami, pulau kecil karimun jawa merupakan lokasi yang tepat. Anda bisa mengatur jadwal liburan ke pulau karimun jawa dengan mengikuti paket karimun jawa kita tour.












Rabu, 18 Juni 2014

Wisata Spanyol : Ke Ibiza tak sekadar clubbing

Ibiza identik dengan pesta. Pulau ketiga terbesar di gugus Kepulauan Balearic yang berada di Laut Meditterania ini memang tak bisa dilepaskan dari pantai, ingar bingar musik trance, dan clubbing semalam suntuk. Deretan DJ ternama dunia kerap tampil di klub-klub besar yang ada di sini. Musim panas adalah waktu yang paling banyak dipilih oleh wisatawan untuk berkunjung ke Ibiza.
Bagi yang tak suka clubbing, jangan khawatir, Ibiza bisa tetap dinikmati secara utuh. Meskipun pilihan umum adalah menikmati pantai-pantai yang ada, berikut adalah rekomendasi tempat yang bisa kamu kunjungi saat berada di Ibiza.

Menara Torre d’en Valls

Menara yang tampak seperti benteng ini dibangun antara abad ke-16 dan 18 ini dulunya berfugnsi sebagai menara pengawas. Pengawas yang bertugas akan mengirimkan sinyal api atau asap jika melihat kapal perompak yang berlayar mengarah ke Ibiza.
Torre d’en Valls adalah satu dari sembilan menara yang ada di sepanjang garis pantai Ibiza. Wujudnya mirip dengan menara Benteng Martello di pesisir Inggris. Tinggi menara 8,5 meter dengan keliling mencapai 13 meter. Dari puncak menara, kita bisa melihat Pulau Es Vedra yang terletak persis di seberang menara ini.
Seperti bangunan militer kelas II pada umumnya, menara ini dilengkapi dengan seperagkat senjata, antara lain senapan, bubuk mesiu, dan meriam berukuran kecil.

Pantai Cala d’Hort

Cala d’Hort adalah salah satu pantai dengan pemandangan terbaik di Ibiza. Tak perlu ditanya bagaimana ramainya suasana pantai ini saat peak season, musim panas. Garis pantainya sepanjang 150 meter, dengan pasir putih yang tampak kontras dengan air laut yang berwarna biru. Dari pantai ini, Pulau Es Vedra yang berada di seberang tampak jelas.

Kota Tua D’Alt Vila

Kota Tua D’Atl Vila merupakan salah satu situs warisan dunia versi UNESCO yang menyimpan tak hanya sejarah, namun juga misteri dan penemuan-penemuan dalam rentang 2.500 tahun.
Untuk masuk ke kawasan ini setiap pengunjung akan melintasi jembatan melalui Portal de Ses Taules, diapit patung-patung batu Romawi yang membawa kita masuk ke halaman bebatuan kuno yang bermuara ke alun-alun utama Plaza de Vila. Menelusuri jalan kota tua D’Alt Vila dan menikmati panorama Di kawasan ini juga terdapat museum arkeologi yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah dari era Kartago. Museo Puig des Molins merupakan salah satu rumah bagi koleksi artefak Romawi yang mengesankan.

Pantai Cala Salada

Pantai Cala Salada dapat ditempuh dengan berkendara sekitar 15 menit dari San Antonio. Garis pantainya sepanjang 200 meter dan dengan lebar 5 – 30 meter. Pantai yang dikelilingi oleh hutan pinus ini digemari pengunjung karena airnya sebening kristal. Tempat yang sempurna untuk berenang dan melakukan aktivitas air lainnya. Para pemilik kapal pribadi juga senang berlayar ke perairan ini, mengingat kondisinya yang cukup sepi karena kapal komersial tidak diizinkan masuk.

Gua Can Marça

Rasakan sensasi bawah tanah Ibiza dengan menelusuri Gua Can Marça yang terletak di sebelah utara pulau. Awalnya gua ini dimanfaatkan para penyelundup untuk menyembunyikan barang-barang selundupan, dan baru dibuka untuk umum pada tahun ’80-an.
Gua Can Marça berada pada ketinggian 12-14 meter di atas permukaan laut. Usianya mencapai 100.000 tahun dan telah melaui berbagai fenomena alam yang ekstrem, seperti zaman es dan gelombang panas hebat. Hampir menjadi gua fosil, kecuali area terdalam dimana tetesan air hujan yang berhasil tembus membentuk stalaktit dan satalkmit yang menawan.
Tulang belulang hewan pengerat yang telah punah pernah ditemukan di dalam gua ini. Tulang-tulang tersebut dibawa ke Natural History Museum untuk melengkapi koleksi di bagian daratan Mediterrania. (wego). 

Selasa, 17 Juni 2014

Wisata Sumatera Utara "Air Terjun Dua Warna Sibolangit"

Sumatera Utara punya banyak air terjun dengan segala keunikannya. Misalnya di Sibolangit. Salah satu air terjun yang lagi hits di kalangan pelancong dan jadi tujuan favorit di sana ialah Air Terjun Dua Warna.
Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Wisata Sumatera, Sumatera Utara, Gunung Sibayak, Pulau Sempu, air terjun, wisata alam, alami,
Bukti cakepnya Air Terjun Dua Warna. FOTO: Flickr/Ismail Rahmat Batubara
Air Terjun Dua Warna sengaja dinamai seperti itu. Sebab air terjun ini memang memiliki air yang berwarna ganda. Yaitu biru muda dan bening keabu-abuan. Gradasi warna tersebut berpadu dengan hijaunya tebing-tebing batu berlumut. Makanya penampakan air terjun terlihat impresif dari kejauhan.
Tapi, jangan hanya menikmati keunikannya secara visual saja. Kamu harus berenang juga supaya tahu bahwa telaga dari dua air terjun tersebut punya  dua suhu. Untuk air yang berwarna biru muda, suhu airnya terasa dingin. Sedangkan yang bening, lebih terasa hangat di kulit.
Bener-bener unik! Keunikan tersebut berasal dari kandungan fosfor dan belerang  air sungai yang sumbernya berada di Gunung Sibayak.
Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Wisata Sumatera, Sumatera Utara, Gunung Sibayak, Pulau Sempu, air terjun, wisata alam, alami,
Aliran air terjun puya dua warna. Bening dan biru muda. FOTO: Flickr.com/BangBeni

Trekking ke Air Terjun Dua Warna

Air Terjun Dua Warna berada di tengah-tengah Hutan Sibolangit. Nah, kamu masuk hutan ini melalui Bumi Perkemahan Sibolangit. Kamu akan didampingi seorang ranger menjelajahi hutan. Oh ya, hutan ini, pada zaman Belanda, merupakan sebuah kebun raya yang menjadi cabang dari Kebun Raya Bogor.
Perjalanan membelah Hutan Sibolangit bisa dikatakan serupa dengan perjalanan menuju Laguna di Pulau Sempu: bermandikan keringat dan air mata. Kondisi tanah di Hutan Sibolangit seperti punya karakter serupa, yaitu rentan becek saat musim hujan dan menimbulkan genangan yang berlumpur. Jadi, siap kotor lah ya!
Belum lagi, kamu akan dihadapkan pada tebing-tebing batu yang mau-enggak-mau harus kamu daki,  serta sebuah jurang yang harus kamu turuni. Kalau enggak kuat pendirian, bisa-bisa balik kanan, pulang. Terdengar capek memang, tapi nikmatin saja petualangan membelah rimba tersebut dengan mendengarkan cerita-cerita seru seputar hutan dan air terjun dari sang ranger. Pasti deh enggak akan terasa udah jalan kaki 3 jam. Untuk antisipasi kelelahan, enggak ada ruginya menyiapkan stamina fisik jauh-jauh hari.
Nanti, kalau sudah sampai, kedengeran juga kok suara gemuruh air! Itu tandanya kamu sudah boleh bilang “akhirnya sampai juga!” Silahkan main-main di telaga di bawah air terjun setinggi 75 meter itu. Pasti deh bakal terasa lapar dan kamu bisa buka bekal. Jangan lupa, bawa kembali sampah kamu ya.
Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Wisata Sumatera, Sumatera Utara, Gunung Sibayak, Pulau Sempu, air terjun, wisata alam, alami,
Jagung bakar di kawasan Sibolangit, Sumatera Utara. Flickr.com/Drriss

Cara ke Air Terjun Dua Warna

Air Terjun Dua Warna berada di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dari Medan, air terjun ini bisa dicapai sekitar 2 jam perjalanan. Kalau naik kendaraan umum, pilih saja ‘ Sinabung’ jurusan Berastagi. Ongkosnya sekitar Rp10 ribu (tahun 2013), sampai kamu turun di Bumi Perkemahan Sibolangit. Udaranya sejuk, maklum di dataran tinggi. Makanya, banyak yang jual jagung bakar. Buat ngangetin badan, gitu. (wego). 

Senin, 16 Juni 2014

Wisata Sumatera Barat "Bukit Langkisau"

Sumatera Barat tak cuma punya Bukittinggi dengan jam gadangnya yang ikonik. Tapi Painan pun tak kalah memukau. Ada Bukit Langkisau, tempat orang-orang merasa dipeluk angin saat duduk santai, hingga kaki seperti terpatri dan malas bergerak lagi.
Bukit Langkisau terletak dekat Kota Painan, Sumatera Barat. Bukit itu, bersama Pincuran Boga terletak mengelilingi Kota Painan. Tak heran, Painan seperti dibelai angin. Dari puncak bukit, angin yang mendesau ini jadi modal kejuaran paralayang. Tahun ini, Kejuaran Paragliding Trip of Indonesia digelar dalam rangka memeriahkan Festival Langkisau 2014.
Bukit Langkisau, wisata sumatra, Painan, paralayang, wisata pantai, wisata alam, liburan alami, alam, backpacker sumatera,
Atlet paralayang beraksi di udara usai lepas landas dari puncak Bukit Langkisau, Painan, Sumatera Barat. Pemandangan cantik ini bisa Anda dapatkan dari Puncak Bukit Langkisau. ANTARAFOTO/Maril Gafur
Saat tak ada kejuaraan, langit biru Painan sesekali masih dihiasi parasut berwarna-warni cerah. Yang amatir, atau bahkan belum pernah mencoba sama sekali, bisa coba paralayang tandem dari puncak Bukit Langkisau. Jika nyali tak mencukupi, kegiatan mendokumentasikan lanskap yang memikat pun jamak dilakukan di sini. Apalagi jika punya waktu, sempatkan hingga surya tenggelam. Momen sunset-nya bisa membuat Anda menahan napas sesaat. Duduk-duduk di Bukit Langkisau pun terasa cukup menyegarkan jiwa.
Perjalanan dari Kota Painan ke Bukit Langkisau akan melewati jalanan mendaki yang berliku. Sesekali, birunya laut seperti mengintip di antara banyaknya pohon rimbun. Tak lama, sekitar 20 menit saja.
Adapun Painan bukanlah kota yang baru lahir. Surau berdiri di sini lebih dulu satu abad sebelum Belanda menancapkan kekuasaan. Perjanjian Painan 1663 ialah pintu masuk Belanda buka kantor di Painan, tepatnya di Pulau Cingkuk. Perjanjian itu juga yang mewajibkan para pemimpin adat di pesisir Sumatera Barat menyuplai lada untuk para pedagang Belanda. Karena itu, Cingkuk sempat cemerlang sebagai salah satu pelabuhan internasional. Kini tak banyak sisa kejayaan masa silam, tinggal benteng Belanda yang bertahan. (wego).
# Melihat Painan bisa dilakukan dari Padang, dengan melintasi jalan darat sekitar dua jam.

Minggu, 15 Juni 2014

Wisata Jawa Timur : Keindahan tersembunyi Gili Labak

Dengar kata ‘gili’, yang dibayangkan biasanya pulau kecil sekitar Lombok. Tapi Gili Labak sama sekali tidak ada hubungannya dengan Lombok.
Pulau tropis yang mungil ini justru terletak di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Selain Lombok, sesungguhnya Sumenep juga punya empat gili. Yaitu Gili Iyang, Gili Genting, Gili Raja, dan Gili Labak.
Gili Labak, backpacker ke jawa timur, Jawa Timur, Lombok, Sumenep, Gili Iyang, Gili Genting, Gili Raja, pulau, wisatawan, backpacker,
Panorama Gili Labak. Foto: Dwi Indah
Luas Gili Labak tak lebih dari 5 hektare. Pulau tersebut dikelilingi hamparan pantai pasir putih yang bersih dan cantik. Saat berjalan di pesisirnya, sesekali kamu bisa berjumpa batang pohon yang memutih setelah terpapar air laut. Batang yang memutih itu menarik juga untuk properti fotoan.
Saya sempat mengira pulau tersebut tidak berpenghuni, hanya pulau yang ditumbuhi banyak pohon kelapa. Namun, sesungguhnya Gili Raba adalah rumah bagi 35 kepala keluarga yang rata-rata menggantungkan hidup dari hasil laut. Pada sisi yang lain, pesisir Gili Raba dihiasi perahu nelayan cantik.
Gili Raba bisa dijangkau dengan kapal dari Pulau Madura. Wisatawan bisa menyeberang ke pulau garam tersebut via Pelabuhan Kamal atau Jembatan Suramadu. Selanjutnya, pergilah ke kabupaten paling timur di Pulau Madura, yakni Kabupaten Sumenep. Tersedia bus yang melayani rute Surabay-Sumenep, jadi kamu bisa turun di terminal dan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Kalianget dengan ojek atau kendaraan umum.
Gili Labak, backpacker ke jawa timur, Jawa Timur, Lombok, Sumenep, Gili Iyang, Gili Genting, Gili Raja, pulau, wisatawan, backpacker,
Perahu nelayan yang bersandar di pulau. Foto: Dwi Indah
Lantaran Gili Labak tergolong pulau kecil, tidak ada kapal yang reguler ke sana. Satu-satunya cara berkunjung ke pulau tersebut ialah menyewa perahu nelayan. Harganya sekitar Rp 500 ribu pulang-pergi, tetapi tidak ada tarif resmi jadi tergantung hasil tawar-menawar. Perahu sanggup memuat 15 penumpang, jadi bisa share cost kalau kamu ngajak banyak teman.
Dari Pelabuhan Kalianget sampai Gili Labak waktu tempuhnya sekitar dua jam. Kalau tidak mau terlalu lama di laut, wisatawan bisa menyeberang ke Pulau Poteran dulu sampai ke Desa Kombang yang jaraknya paling dekat dengan Gili Labak.
Perairan di kawasan ini biru dan indah. Sepanjang perjalanan wisatawan juga bisa menikmati pemandangan gili lainnya dari kejauhan. Kalau cerah, gugusan gunung di Pulau Jawa terlihat samar-samar.
Daya tarik Gili Labak tidak cuma hamparan pasir putihnya. Di pulau tersebut wisatawan bisa menikmati laut yang jernih sambil snorkeling dan menyelam. Beberapa kawasan terumbu karang ada yang kurang cantik, tetapi banyak bagian yang menyajikan keindahan taman laut dan keragaman biotanya.
Kalau ingin menikmati sensasi berpetualang ke pulau tropis, tanpa diganggu turis lain, Gili Labak tempatnya. (wego).
Selamat mengeksplorasi dan menikmati liburan bergaya Robinson Crusoe di sana!

Wisata Sabang: Menyelami bawah laut Pulau Rubiah

Selama berada di Sabang, kami menginap di Iboih Inn, sebuah penginapan mungil di kawasan Pantai Iboih. Penginapan ini cukup populer di kalangan wisatawan yang pernah ke Sabang, terutama bagi pecinta snorkeling atau diving sekalipun karena penginapan ini memiliki dermaga pribadi. Jadi kita bisa langsung nyemplung dari depan penginapan. Tarif menginap di Iboih Inn mulai dari Rp 200.000 per malam, tergantung posisi kamar dan fasilitasnya. Kamar dengan AC dan menghadap laut tarifnya lebih tinggi.
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Dari dermaga mungil ini para tamu bisa langsung menikmati bawah laut Iboih. (FOTO: Deasy Elsara)
Tak seperti di Banda Aceh, Sabang memiliki peraturan yang lebih longgar dalam hal berpakaian, khususnya bagi perempuan. Setidaknya itu yang saya lihat di sekitar penginapan ini, para tamu banyak yang lalu lalang memakai celana pendek.
Hari ini agenda utama kami yaitu snorkeling. Karena tidak membawa peralatan sendiri, kami menyewa fin, masker, dan pelampung dengan biaya Rp 45.000 per hari. Karena kamera yang kami bawa tidak untuk pemakaian di bawah air, kami terpaksa menyewa dengan biaya Rp 95.000 per tiga jam. Berhubung kami bertiga baru pertama kali snorkeling di sini, kami juga minta ditemani pemandu.Untuk itu kami dikenakan biaya sebesar Rp 150.000. Setelah siap dengan seluruh peralatan snorkeling, kami diantar ke Pulau Rubiah yang berada tepat di seberang penginapan. Tidak jauh, jaraknya mungkin hanya sekitar 500 meter. Tidak sampai lima menit, kami sudah sampai di Pulau Rubiah dan disambut  sang pemandu. 
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Salah satu kerumunan ikan yang kami jumpai. (FOTO: Darwin)
“Kalian duduk santai dulu saja, saya mau nyiapin makanan ikan.” ujar Bang Darwin, pemandu asli Aceh yang sehari-harinya juga membuka warung makanan di area Taman Laut Rubiah ini. Tak lama, ia keluar membawa mie instan rebus tanpa bumbu yang dimasukkan ke dalam plastik. Setelah briefing, kami mulai di perairan dangkal dulu yang dekat pantai. Setelah dirasa lihai, kami dibawa lebih ke tengah, di mana lebih banyak terdapat kawanan ikan dan karang.
Tampaknya hari itu kondisi air tidak terlalu jernih. Udara juga sedikit mendung. Hasilnya, beberapa foto tampak keruh dan kurang jelas. Namun kami tidak peduli, kami asyik berenang dan menikmati pemandangan bawah laut yang ada.
Begitu kami mengeluarkan mie instan yang dibawa tadi, ikan-ikan langsung mengerubungi! Waaah.. rasanya campur aduk, antara excited dan geli dikerumuni ikan dalam jumlah banyak.
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Feeding frenzy! (FOTO: Darwin)
Beragam jenis ikan yang kami jumpai, termasuk bintang laut dalam berbagai warna dan bulu babi. Ughh! Entah berapa kali saya kemasukan air karena panik saat melihat bulu babi. Untungnya Bang Darwin selalu sigap dan menarik pelampung saya.
Selain ikan-ikan lucu, banyak benda-benda lain yang terdapat di dasar lautan, misalnya batu bata yang sengaja disusun membentuk kalimat “Rubiah Diving” atau sepeda motor yang sengaja ditenggelamkan agar menjadi rumah baru bagi ikan-ikan.
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Seharusnya saya difoto sambil duduk di bangkai motor ini, berhubung tidak kuat menahan napas lebih lama, terpaksa difoto seadanya. (FOTO: Darwin)
Setelah snorkeling selama satu jam lebih, kami kembali ke pantai untuk istirahat makan siang. Suasana di Pulau Rubiah saat itu sepi. Selain kami, hanya ada satu kelompok wisatawan Korea yang asyik snorkeling di dekat pantai.
“Sekarang sepi. Mungkin weekend ini baru ramai karena Senin libur.” kata Bang Darwin tanpa kami tanya. “Kalau lagi ramai saya lebih pilih jualan. Lebih banyak pemasukannya daripada (memandu) snorkeling.”
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,  Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Setelah tiga piring mie rebus tandas dilahap, kami lanjut snorkeling. Kali ini Bang Darwin mengajak ke tempat yang lebih jauh lagi untuk bertemu ikan badut atau yang lebih dikenal dengan nama Nemo. Kami yang jarang melaut ini girang bisa melihat ikan oranye bergaris putih tersebut secara langsung.
Ikan-ikan badut terlihat bersembuyi di antara helai-helai anemon. Bang Darwin menyarankan kami untuk mengibaskan tangan di atas anemon supaya para Nemo terlihat. Sarannya berhasil! Saya, Intan, dan Nabila sukses membawa pulang foto bersama para Nemo.
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Sejak film animasi produksi Disney - Pixar "Finding Nemo" rilis pada tahun 2003, pamor ikan badut (clown fish) langsung naik! (FOTO: Darwin)
Sejak film animasi produksi Disney – Pixar “Finding Nemo” rilis pada tahun 2003, pamor ikan badut (clown fish) langsung naik! (FOTO: Darwin)
Tidak terasa kami sudah berada di dalam air selama hampir tiga jam. Untungnya cuaca saat itu sedang bersahabat, tidak terlalu panas ataupun hujan. Lokasi Rubiah yang berada di teluk pun mendukung, sehingga air laut cenderung tenang tidak bergelombang.
Sabang, Pantai Iboih, wisata populer, populer, wisatawan, snorkeling, Diving, Banda Aceh, Pulau Rubiah, weekend, backpacker,
Istirahat sebentar sebelum tantangan pulang tanpa pelampung dijalankan. (FOTO: Darwin)
Di perjalanan pulang, Bang Darwin menantang kami untuk melepas pelampung dan berenang sepenuhnya hanya dengan fin dan masker. Awalnya kami panik karena tidak biasa berenang di laut tanpa pengaman. Namun akhirnya saya dan Intan menerima tantangan tersebut. Hasilnya lumayan lah, tidak mengecewakan. Meskipun beberapa kali sempat berhenti dan mencari pegangan, kami sukses mencapai pantai tanpa pelampung.
Rasa lelah langsung menyergap begitu kami merebahkan diri di pantai. Capek, tapi tidak menolak kalau disuruh nyebur lagi! Hehe.. Tapi karena belum mandi dari pagi dan akan lanjut jalan-jalan lagi, kami memutuskan untuk kembali ke penginapan, mandi, dan istirahat.
Di perjalanan pulang, kami ketawa-ketawa melihat hasil foto yang ada. Butuh usaha lebih untuk mendapatkan foto yang bagus. Artinya, mesti latihan menahan napas lebih lama. Saat itu kami berjanji untuk kembali lagi ke Sabang di lain waktu. Tentunya dengan persiapan dan waktu luang yang lebih panjang. Kami juga sempat bertanya-tanya, “Baru snorkeling saja pemandangan bawah lautnya sudah keliahatan indah, bagaimana kalau diving ya?” (wego).
Waahh, jadi kepingin nyebur lagi rasanya!

Sabtu, 14 Juni 2014

Rekomendasi Tempat Liburan Bandung untuk Anak

Liburan Bandung untuk anak merupakan salah satu wisata yang banyak dipilih para wisatawan yang membawa anak-anaknya berwisata. Wisata anak ini selain memberikan hiburan pada anak-anak juga memberikan semacam stimulus dan pengetahuan pada anak-anak. Di Bandung sendiri, banyak tempat wisata yang cocok untuk dijadikan tujuan wisata pendidikan bagi anak-anak.

Berikut ini beberapa tempat yang dapat dikunjungi para wisatawan untuk berwisata bersama anak-anak;
 Kebun Binatang
Salah satu tempat liburan Bandung untuk anak adalah Kebun Binatang. Bandung memiliki kebun binatang yang terletak di kawasan Taman Sari. Letaknya berdekatan dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Jika hari libur tiba, kebun binatang ini dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah. Kebun binatang ini memiliki koleksi binatang yang sangat banyak dan bervariasi. Dengan harga tiket Rp. 15.000 untuk hari biasa dan Rp. 20.000 untuk hari libur.

Museum

Selain kebun binatang, tempat liburan Bandung untuk anak lainnya adalah museum. Bandung memiliki beberapa museum seperti museum geologi, museum Konferensi Asia Afrika, museum POS, dan museum Sri Baduga. Dengan mengunjungi museum-museum ini, anak-anak akan mendapatkan pengetahuan tentang berbagai hal.

Taman Lalu Lintas

Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani memang sering dijadikan salah satu tujuan wisata bersama anak-anak. Di taman ini anak-anak bisa mendapatkan berbagai informasi tentang rambu-rambu lalu lintas.

Agrowisata

Kawasan agrowisata di Bandung bisa ditemukan di kawasan Ciwidey, Pangalengan, dan Lembang. Di sini anak akan diajak untuk bertani dan berkebun berbagai tanaman seperti buah-buahan dan sayuran.

Indoor Theme Park

Tempat liburan Bandung untuk anak lainnya adalah Indoor Theme Park. Indoor Theme Park ini menyajikan berbagai wahana permainan yang seru untuk anak. Suasananya yang di dalam ruangan menjadi keuntungan tersendiri sehingga orang tua tidak takut anaknya kehujanan atau kepanasan karena saat ini cuaca sangat tidak bisa diperkirakan. Salah satunya adalah Trans Studio Bandung yang tidak hanya menyajikan wahana permaiann tapi juga berbagai ilmu pengetahuan.

Observatotium

Observatorium Boscha ini terletak di daerah Lembang. Di sini tersedia lima teleskop yang memungkinkan anak melihat berbagai benda-benda langit. Dengan engunjungi observatorium ini, anak-anak akan termotivasi untuk mendalami ilmu astronomi.

Demikianlah informasi tentang tempat wisata liburan Bandung anak yang tepat untuk mengisi masa libur Anda bersama anak-anak. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat berwisata bersaa keluarga. (rajakamar).

Senin, 09 Juni 2014

Pulau Bali Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Indonesia


Siapa yang tidak pernah mendengar nama Bali? Pulau yang juga terkenal dengan sebutan pulau Dewata ini, namanya sudah dikenal diseluruh dunia. Tempat wisata Tana Toraja di Sulawesi Selatan pun sepertinya kalah seru dan menarik dari wisata dan pemandangan di pulau Bali. Pulau ini juga termasuk sebagai salah satu pulau terindah di dunia. Pulau Bali terkenal dengan gabungan keindahan alamya dan budayanya yang begitu memikat. Keramah – tamahan penduduknya serta budaya yang begitu kental membuat banyak turis mancanegara sangat menyukai Pulau Bali sebagai tempat mereka berlibur. Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang masih memegang teguh budaya daerahnya. Ada atau tanpa pengunjung pun, warga Bali tetap melakukan tradisi mereka mulai dari seni musik, seni lukis, seni pahat, hingga seni tarinya. Bali adalah tempat dimana anda akan menemukan kehidupan masyarakat yang sudah terbuka dengan dunia internasional namun juga tetap berpegang teguh pada budayanya.



Majalah Leisure memilih pulau Bali sebagai World’s Best Island pada tahun 2009. Pada tahun 2010, majalah Lonely Planet’s memilih Bali sebagai peringkat kedua dalam kategori Best of Travel. Masih banyak prestasi – prestasi Bali di dunia yang tidak mungkin untuk disebutkan satu – persatu. Pulau Bali memang terbukti merupakan salah satu tempat wisata paling eksotis di Indonesia dan surga bagi para pemburu oleh – oleh, para pecinta alam, pecinta wisata kuliner, bahkan bagi anda yang suka dengan wisata malam seperti clubbing, bar, dan lain-lain. Diseluruh Bali anda akan banyak menemukan pura yang digunakan masyarakat sebagai tempat beriibadah sekaligus akan memanjakan mata anda dengan arsitektur bangunannya. Berkunjung ke Bali tidak lengkap rasanya apabila tidak singgah di beberapa tempat spektakuler seperti pantai Kuta, Uluwatu, Dreamland, danau Batur, Kintamani, atau menikmati keindahan Pura Bedugul.



Pulau Bali juga merupakan surganya resort. Anda dapat memilih berbagai penginapan mulai dengan harga terjangkau hingga resort dengan harga selangit namun memiliki banyak fasilitas dan keunggulan yang bisa anda nikmati. Bali juga dikenal sebagai tempatnya hotel – hotel berbintang. Jika anda ingin berkeliling di pulau Bali, sebaiknya anda bersikap hati-hati dengan rambu jalan. Bali terkenal dengan lalu lintasnya yang padat namun dengan jalan yang sempit. Jika anda tidak memeperhatikan rambu jalan yang ada, anda bisa terjebak di jalan – jalan satu arah yang begitu banyak di Bali. Tidaklah sulit untuk mencapai pulau Dewata, banyak penerbangan domestik dengan harga terjangkau yang siap mengantarkan anda menuju pulau Dewata ini. Anda juga bisa menempu jalur darat dan menyeberang melalui Banyuwangi di Jawa Timur atau lewat Lombok.



Bagaimana? Gambar-gambar di atas pasti telah memanjakan mata anda semuanya. Bagaimana tidak, pemandangan yang disuguhkan sangatlah luar biasa. Jika anda ingin lebih terbuai lagi dengan pemandangannya, silahkan anda langsung kunjungi tempat wisata di Pulau Balisecara langsung. Selamat menikmati liburan anda, dan semoga artikel ini dapat menjadi informasi untuk anda semua yag ingin berlibur ke Pulau Bali. 

Sabtu, 07 Juni 2014

Tempat Wisata Bandung, Jawa Barat

Saat musim liburan tiba sebagian besar orang atau keluarga akan menghabiskan waktu mereka untuk menikmati tempat wisata di Indonesia. Tempat wisata di Bandung termasuk objek wisata yang banyak diminati wisatawan baik domestik ataupun mancanegara. Bagi orang luar Bandung, semoga informasi ini bermanfaat untuk mengulas beberapa tempat wisata di Bandung kota. Adapun di luar kota Bandung sangat banyak terdapat wisata alam. Sementara untuk menghabiskan waktu di Bandung, anda juga bisa menginap di  banyak hotel di Bandung.
Dan berikut dibawah ini adalah beberapa tempat-tempat rekreasai di bandung atau objek wisata Kota Bandung Jawa Barat.
Bandung, Peta, wisata bandung, jawa barat, panduan wisata

Kebun Binatang Bandung

Objek wisata Kebun Binatang Bandung bisa anda temukan di Jl. Tamansari. Objek wisata ini mulanya dikenal dengan nama Derenten (dalam bahasa sunda, dierentuin) yang artinyakebun binatang. Kebun Binatang Bandung ddibuat pada tahun 1930 oleh Bandung Zoological Park (BZP), yang dipimpin oleh Direktur Bank Dennis, Hoogland. Pengesahan pendirian Kebun Binatang ini diwenangi oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan pengesahannya dituangkan pada keputusan 12 April 1933 No.32. Pada saat Jepang menguasai daerah ini, tempat wisata ini kurang terkelola, hingga pada tahun 1948, dilakukan rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi tempat wisata ini.

Museum Geologi Bandung

Objek wisata bandung Museum Geologi dibuat pada tanggal 16 Mei 1928. Museum bersejarah ini telah direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Setelah mengalami renovasi, Tempat wisata ini dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000. Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.

Gedung Sate Bandung

Bangunan gedung ini dirancang arsitek Ir J. Berger dari Landsgeboundienst, dinas pembangunan gedung-gedung pemerintah Negeri Belanda. Dibutuhkan tenaga hingga 2.000 orang pekerja. Di antara ribuan pekerja itu, terdapat lebih kurang 150 Cina Konghu atau Kanton, tukang kayu dan pemahat batu yang trampil di negerinya. Arsitek Belanda, Dr. Hendrik Petrus Berlage, menyebut bahwa Gedung Sate beserta rancangan kompleks Pusat Perkantoran Instansi Pemerintahan Sipil Hindia Belanda di Bandung merupakan sebuah karya besar. Sementara Coor Passchier dan Jan Wittenberg, dua arsitek Belanda yang menginventarisir bangunan kolonial di Bandung, menyebut Gedung Sate sebagai sebagai bangunan monumental yang anggun mempesona, serta memiliki gaya arsitekturyang unik, dan gigantik.

Monumen Bandung Lautan Api

Monumen Bandung Lautan Api adalah monumen yang menjadi markah tanah Bandung. Monumen Bandung Lautan Api ini memiliki tinggi sekitar 45 meter, Monumen ini dibangun untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api, dimana terjadi pembumihangusan Bandung Selatan yang dipimpin oleh Muhammad Toha.Monumen ini berada di tengah-tengah kota yaitu terletak di kawasan Lapangan Tegallega. Monumen ini menjadi salah satu monumen terkenal di Bandung. Monumen ini menjadi pusat perhatian setiap tanggal 23 Maret mengenang peristiwa Bandung Lautan Api.

Taman Makam Pahlawan Cikutra

Tempat Wisata Taman Makam Pahlawan Cikutra amerupakan sebuah komplek pemakaman untuk pejuang dan tentara di Kota Bandung. Pemakaman ini bterletak di Kelurahan Cikutra, Cibeunying Kidul, Bandung, di bagian timur laut kota.

Taman Ganesha Bandung

Taman Ganesha Bandung merupakan sebuah taman kota yang berada di Jalan Ganesha – Bandung, tepatnya di hadapan Kampus Institut Teknologi Bandung. Dari segi ukuran, Taman Ganesha Bandung tidak begitu luas tapi begitu asri.Sebab, hal ini terlihat dari berbagai tumbuhan yang ada di taman dan sekitarnya. Taman ini juga dilengkapi dengan banyak tempat duduk yang dapat digunakan untuk refreshing khususnya di siang hari. Karena tempatnya tidak begitu jauh dari Kebun Binatang Bandung, Taman Ganesha Bandung sering digunakan oleh para pengunjung kebun binatang untuk beristirahat bersama keluarga sambil menikmati makan siang.

Taman Ade Irma Suryani Nasution

Taman ini adalah tempat yang sangat tepat bagi anak untuk belajar kelalulintasan. Di taman yang sejuk dan nyaman ini, anak-anak bisa menikmati berkendara dengan sepeda atau kendaraan mini di jalur buatan yang dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas. Dan langsung mempraktekkan pelajaran kelalulintasan dalam suasana permainan yang menyenangkan.

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Tempat wisata bandung Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat ini lokasinya berada di sebelah utara Gedung Sate Bandung. Antara monumen dan Gedung sate, ada Taman Kota, Jl. Surapati, Lapangan Gasibu, dan Jl. Diponegoro. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat ini bverdekatan dengan Kampus Universitas Padjajaran di Jalan Dipati Ukur Bandung.

Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Tempat wisata bandung Museum Mandala Wangsit Siliwangi aini merupakan museum senjata yang berada di Bandung, Jawa Barat. Nama Siliwangi sendiri adalah seorang pendiri Kerajaan Pajajaran yang kekuasaanya tak terbatas, konon raja yang arif dan bijaksana serta wibawa dalam menjalankan roda pemerintahaan, sedangkan arti Mandala Wangsit adalah sebuah tempat untuk menyimpan amanat, petuah atau nasihat dari pejuang masa lalu kepada generasi penerus melalu benda-benda yang ditinggalkannya.

Museum Pos Indonesia Bandung

Museum Pos Indonesia Bandung letaknya tidak begitu jauh dari Gedung Sate, Museum Pos Indonesia Bandung ini hadir sejak zaman Hindia Belanda, atau lebih tepatnya lagi yaitu pada pada tahun 1933 dengan nama Museum (Pos Telegrap dan Telepon) PTT dan menempati bagian sayap kanan bawah gedung kantor PTT . BTempat wisata bersejarah ini didirikan pada tanggal 27 Juli 1920 dengan luas bangunan 706 m2 dan dirancang oleh arsitek Ir. J. Berger dan Leutdsgebouwdienst dengan gaya arsitektur Italia masa Renaissance sebagai sebuah tempat yang mengoleksi perangko-perangko dari berbagai negara.

Museum Konferensi Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika didirikan oleh seorang arsitek Belanda yang bernama Van Galenlast dan C.O. Wolf Shoomaker. Gedung ini menjadi sangat terkenal sejak diadakannya Konferensi Asia Afrika tahun 1955, kemudian Konferensi Mahasiswa Asia Afrika tahun 1956 dan Konferensi Islam Asia Afrika yang menyimpan naskah-naskah dan peniggalan-peniggalan Asia Afrika yang terkenal. Gedung ini dibuka untuk umum setiap harikerja dan mudah dicapai dengan menggunakan bus kota jurusan Cicaheum-Cibeureum, Museum ini menampilkan koleksi foto-foto dan barang-barang tiga dimensi yang berhubungan dengan Konferensi Asia Afrika 1955, Benda-Benda KAA, Foto KAA sebelum dan setelah peringatan KAA, Dasa Sila Bandung, Ulas Pers, Patung tokoh-tokoh KAA, Ruang pameran tetap, Ruang aula, Audio visual dan Perpustakaan

Taman Lansia Bandung

Taman Lansia Bandung ini merupakan sebuah taman kota yang lokasinya berada tepat di sebelah kanan Gedung Sate Bandung. Tempat ini juga merupakan sarana refreshing dan istirahat bagi warga kota Bandung maupun warga luar Bandung yang sedang berkunjung ke kota Kembang. wisata indonesia.